Tampilkan postingan dengan label Jaringan.Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan.Komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Mei 2014

TCP , UDP dan DNS




TCP (Transmission Control Protocol)


Pengertian


TCP ( Transmission Control Protocol) adalah suatu protokol yang berada dilapisan transport (lapisan ke empat dari model OSI) yang berorientasi sambungan (connection – oriented) dan dapat diandalkan (reliable).  Komputer-komputer yang terhubung dengan atau ke internet, berkomunikasi menggunakan protokol ini.  Karena menggunakan bahasa yang sama, yaitu protokol TCP/IP, perbedaan jenis komputer ataupun perbedaan Sistem Operasi tidak menjadikan masalah.


Fungsi TCP
TCP mempunyai prinsip kerja yang lebihmementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data .Dalam hal ini, TCPmengatur bagaimana cara membukahubungan komunikasi, jenis aplikasi apayang akan dilakukan dalam komunikasitersebut (misalnya mengirim e-mail,  transferfile dsb.) Di samping itu, juga mendeteksidan mengoreksi jika ada kesalahan data (intinya memberikan pelayanan).
UDP (User Data Protocol)
Pengertian
User Datagram Protocol (UDP) adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut:
§  Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
§  Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
§  UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
§  UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
Fungsi UDP sebagai berikut:
§  Protokol yang “ringan” (lightweight): Untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor, beberapa protokol lapisan aplikasi membutuhkan penggunaan protokol yang ringan yang dapat melakukan fungsi-fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan. Contoh dari protokol yang ringan adalah fungsi query nama dalam protokol lapisan aplikasi Domain Name System.
§  Protokol lapisan aplikasi yang mengimplementasikan layanan keandalan: Jika protokol lapisan aplikasi menyediakan layanan transfer data yang andal, maka kebutuhan terhadap keandalan yang ditawarkan oleh TCP pun menjadi tidak ada. Contoh dari protokol seperti ini adalah Trivial File Transfer Protocol (TFTP) dan Network File System (NFS)
§  Protokol yang tidak membutuhkan keandalan. Contoh protokol ini adalah protokol Routing Information Protocol (RIP).
§  Transmisi broadcast: Karena UDP merupakan protokol yang tidak perlu membuat koneksi terlebih dahulu dengan sebuah host tertentu, maka transmisi broadcast pun dimungkinkan. Sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Hal ini kontras dengan protokol TCP yang hanya dapat mengirimkan transmisi one-to-one. Contoh: query nama dalam protokol NetBIOS Name Service.
DNS (Domain Name System)
Pengertian
Domain Name System (DNS) adalah Distribute Database System yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di rangkaian yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi service yang biasa digunakan di internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain ke IP address.
Fungsi DNSFungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address).
IP ( Internet Protocol)

Pengertian

Internet Protocol disingkat IP adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork ( internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP.
Protokol IP merupakan salah satu protokol kunsi di dalam kumpulan protokol TCP/IP.  Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya.  Metode yang digunakan adalah connectionless yang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi.  Selain itu, protokol ini juga tidak menjamin penyampaian data, tapi hal ini diserahkan kepada protokol pada lapisa yang lebih tinggi (lapisan transport dalam OSI Reference Model atau lapisan antar host dalam DARPA Refernece Model yakni protokol Transmission Control Protocol (TCP)

Selasa, 27 Mei 2014

Model OSII layer


Halo teman-teman, saya ingin membagi informasi mengenai Model OSI Layer pada protocol TCP/IP nih. Silakan dibaca, semoga bermanfaat :D

            OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan international organization for standardization (ISO) di eropa pada tahun 1997. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan “model 7 lapis OSI “ (OSI seven layer model).
            Model OSI dibuat untuk mengatasi berbagai kendala internet working akibat perbedaan arsitektur dan protocol jaringan. Dahulu , komunikasi antar computer dar vendor yang berbeda sangat sulit dilakukan. Masing-masing vendor menggunakan protocol dan format dat yang berbeda – beda. Sehingga international organization for standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal dengan Open System Interconnection model yang mendefinisikan standart untuk menghubugkan computer- computer dari vender yang berbeda .
            Model referensi ini pada awalnya ditunjukan untuk mengembangkan protocol–protocol jaringan. Namun ,ide tersebut gagal diwujudkan . kegagalan itu disebabkan oleh beberapa factor berikut :
Ø Standart model referensi ini mirip dengan referensi DARPA yang dikembangkan oleh Engineering Task Force (IETF). Model DARPA adalah model yang basis protocol TCP/IP yang popular digunkan .
Ø Model referensi OSI dianggap terlalu kompleks. Beberapa fungsi (spt metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus , sementara fungsi lainnya (spt flow control dan errorcortion) diulang-ulang pada beberapa layer .
Ø Pertumbuhan internet yang sangat pesat dengan menggunakan protocol TCP/IP telah membuat OSI reference model menjadi kurang popular dan kurang diminati.
Ø Adanya campur tangan politik menyebabkan OSI dianggap sebagai “makhluk” buatan kementrian telekomunikasi eropa , masrakat eropa, dan pemerintahan AS. Campur tangan birokrasi dalam mengatur protocol jaringan computer ternyata tidaklah banyak membantu. Pemerintah AS pernah mencoba mengimplementasikan beberapa standart yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP) untuk mendukung protocol OSI reference model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an. Namun akhirnya sejak tahun 1995, usaha ini tidak dilanjutkan lagi. Implementation jaringan yang menggunakan OSI reference model jarang dijumpai diluar Eropa.

Layer
Keterangan
7 (application)
Berfungi sebagai antarmuka (penghubung) aplikasi dengan fungsionalitas jaringan,mengatur bagaimana aplikasi dapat mengases jaringan dan kemudian membuat pesan – pesan kesalahan pada layer inilah sesungguhnya user – user berinteraksi dengan jaringan – jaringan. Contoh protocol yang berada pada lapisan ini : FTP,telnet,SMPT,HTTP,POP3,danNFS.
6(presentation)
Berfungsi untuk mentrasmisikan data yang hendak ditransmisikan melaui jaringan , protocol yang berada pada level ini adalah sejenis redirecor software, seperti network shell (semacam virtual network computing (VNC) atau remote desktop protocol (RDP) ). Kompresi data dan enkripsi yang ditangani oleh layer ini.
5(session)
Berfungsi untuk mendefinisikan bagamana koneksi dimulai , di pelihara dan diakhiri. Selain itu , dilevel ini juga dilakukan resolusi nama. Layer session, sering disalahkan artikan sebagai perosedur layon. Pada network dan berkaitan dengan keamanan.
Beberapa protocol pada layer ini :
·         Netbios : protocol yang dikembangkan IBM, menyediakan layanan kelayer presentation dan application.
·         Netbeui : (netbios extended user interface), protocol pengembangan dr.netbios , digunakan pada Ms.networking.
·         ADSP(Appletalk Data Steram Protocol)
·         PAP(Printer Access Protocol ) : protocol untuk printer post script pada jaringan Apple Talk.
4(transport)
Berfungsi untuk memecah data menjadi paket – paket data memberikan nomor urut setiap paket sehingga dapat disusun kembali setelah diterima. Peket yang diterima dengan sukses akan diberi tanda (acknowledgement). Sedangkan paket yang rusak / hilang ditengah jalan akan dikirim ulang. Contoh protocol yang digunakan pada layer ini seperti : UDP,TCP,danSPX.
3 (network)
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat- alamat ip , membuat header untuk paket – peket dan melakukan nouting melalui internetworking dengan menggunakan nouter dan switch layer-3. Pada layer ini dilakukan proses deteksi error dan transmisi ulang paket-paket yang error. Contoh protocol yang digunakan : IP,IPX.
2 (datalink)
Berfungsi untuk menetukan bagaimana bit – bit data di kelompokkan menjadi format yang disebut frame. Pada level ini terjdi error correction, flow control, pengalamatan perngkat keras (MAC Address) dan menentukan bagaimana perangkat  perangkat jaringan seperti bridge, dan switch layer 2 beroperasi. Menurut spesifikasi IEEE 802, layer ini dikelompokkan menjadi 2 yaitu logicallink control (LLC) dan media access control (MAC). Contoh protocol : Ethernet (802.28.802.3), toten bus (802.4), tokenring (802.5), demand priority (802.12).
1 (physical)
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode persinyalan , sinkronisasi bit , arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet / tokenring) , topologo jaringan , dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana network interface card (NIC) berinteraksi dengan media wire/wireless.
 Layer physical berkaitan langsung dengan besaran fisis seperti listrik, magnet,gelombang. Data binner dikodekan berbentuk sinyal yang dapat ditransmisikan melalui media jaringan.

OSI layer adalah alur logika yang terstruktur proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan.
Fungis utama  :
Ø  Membagi proses komunikasi jaringan menjadi komponen – komponen yang lebih kecil dan sederhana sehingga membantu pengembangan komponen desain dan pemecahan masalah.
Ø  Mendorong standardisasi.
Windowing :
·         untuk mengatur jumlah segment yang bisa dikirim tanpa harus menunggu acknowledgment.
·         Jumlah tersebut akan semakin bertambah jika tidak ada data lost.
Acknowledgment :
·         Sebuah teknik dimana penerima akan mengirimkan informasi atau pemberitahuan dalam bentuk pesan jika data sudah diterima.
·         Jika pengirim tidak menerima Acknowledgment dari segment yang dikirim maka segment akan dikirim lagi secara periodic.
·         Acknowledgment menjamin data tidaka akan ganda atau hilang.
      Layer 3 “network”
·                                 -  Memanage device addressing.
·                                 -  Mencari “the best path” untuk transfer data.
·                                 -   Perangkat router dan multilayer switch.
       Layer 2 “data link”
·                               -    Terjadi proses framing dan error detection.
·                               -    Mengkonversi data paket menjadi sebuah data frames dan ditambah beberapa header.
·                               -    Perangkat yang bekerja switch dan bridge.
Layer 1 “physical”
·         Mengirim bit dan menerima bit (nilai 1 dan 0)
·         Data frames dikonversi menjadi sebuah barisan bits agar bisa ditransmisikan via media komunikasi.
·         Berkomunikasi secara langsung dengan media tranmisi.


·         Perangkat hub dan repeater.

Topologi


Halo teman-teman semua, kali ini saya mau membagi informasi tentang Topologi Jaringan beserta kekurangan dan kelebihannya nih. Langsung aja, silakan dibaca :D

Dasar-dasar Jaringan
Seringkali kita mendengar kata internet, sekilas mugkin kita akan berpikir bahwa yang namanya internet merupakan jaringan yang sangat besar dan terdiri dari banyak komputer. Atau bahkan orang yang awam, internet sering diartikan sebagai browsing,chatting,dll.
Pengertian ini merupakan pandangan yang kurang benar, karena sebenarnya internet adalah kumpulan dari jaringan kecil dan besar yang saling terhubung secara real-time atau terus-menerus di seluruh dunia.
Dalam suatu sistem jaringan, dimana seluruh komputer saling berbagi data dan resources satu sama lain sehingga tercapai efisien dalam pemanfaatan teknologi, amat dibutuhkan perangkat-perangkat khusus dan instalasi tertentu.

 Topologi Jaringan
Tujuan dari suatu jarigan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang telah ada dalam jaringan tersebut,sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi lain. Karena suatu perusahaan memiliki keinginan atau kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan. Struktur geometric ini disebut dengan LAN Topologies.
Terdapat beberapa jenis topologi, yaitu :


- Topologi BUS


·         Karakteristik à masing-masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal dan pada akhir kabel harus diakhiri dengan satu terminator.
·         Kekurangan
-         Kemungkinan terjadinya tabrakan aliran data
-         Jika salah atu perangkat putus/terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan diatasi.
-         Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
-         Kepadatan lalu lintas
-         Diperlukan repeater untuk jarak jauh.
·         Kelebihan
-         Hemat kabel
-         Layout sederhana 
-         Mudah dikembangkan

-Topologi Star


·              Kelebihan
-         Paling fleksibel
-         Pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
-         Kontrol terpusat
-         Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan
-         Kemudahan pengelolaan jaringan
·                   Kekurangan
-         Kontrol terpusat(HUB) jadi elemen kritis, jika hub mengalami kegagalan , maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi
-         Boros kabel
-         Perlu penanganan khusus
-         Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

-Topologi Ring



Topologi ini adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung ke dalam satu jaringan saling terkoneksi ke komputer lainnya sehingga membentuk satu jarigan yang sama dengan bentuk cincin.
·         Kelebihan
-         Hemat kabel

·         Kekurangan
-         Apabila ada satu komponen dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi seluru jaringan
-         Peka kesalahan
-         Pengembangan jaringan lebih kaku

-Topologi Mesh



Topologi jaringan ini hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh à jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n=jumlah sentral). Tingkat kerumitan sebanding dengan meningkatnya jumlah setral yang terpasang. Selain kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
·         Kelebihan :
-         Keuntungan utama = fault tolerance
-         Terjamin kapasitas channel komunikasi, karena hubungan yang berlebih
-         Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot
·         Kekurangan :
-         Sulitnya pada saat akan melakukan installasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya
-         Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

IP Addreess


Halo, saya punya materi tentang IP Address nih. Silakan dibaca, semoga bermanfaat :D


IP ADDRESS
            Ip (internet protocol) address merupakan alamat yang diberikan kepada computer- computer yang terhubung dalam suatu jaringan. Ip address terdiri dari 2 bagian yaitu network id dan host id. Network ID menentukan alamat dari dalam jaringan (network address) sedangkan host ID menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara satu mesin dengan mesin lain. Ibarat sebuah alamat rumah network ID seperti alamat rumah dan host ID seperti nomor rumah.
            Ip address dalam perkembangannya dibagi menjadi 2 jenis :
·         IPV4 (internet protocol versi 4) merupakan ip address yang terdiri dari 32 bit yabbg dibagi menjadi 4 segment berukuran 8 bit.
·         IPV6 (internet protocol versi 6) merupakan ip address yang terdiri dari 128 bit tangn digunakan untuk mengatasi permintaan ip address yang semakin meningkat. Contoh : ||000000.00000000.0||00|00.  Ip address dapat jjuga ditulis dalam bentuk angka decimal 4 kelompok dari angka 0-255. Mempunyai 32 bit indentifer. Contoh : 192.168.0.100.
Kelas IP
            Ip address dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas A , kelas B, kelas C . tujuan membedakan kelas IP address adalah untuk menentukan jumlah computer yang bisa terhubung dalam sebuah jaringan.
·         Kelas A
Ip kelas A terdiri dari 8 bit pertama digunakan untuk membuat network ID dan 24 bit berikutnya merupakan host ID. Ip address kelas A terdapat 126 network yakni dari nomor 1.XXX.XXX.XXX sampai dengan 126.XXX.XXX.XXX (X merupakan variable yang niliainya 1-255).
ü  Format ip kelas A
·         0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH  (N=network ID   H=host ID)
·         Bit pertama bernilai 0
·         Network ID adalah 8 bit dan host ID adalah 24 bit
·         Bit pertama diisi antara 0-127
·         Range IP antara 1.XXX.XXX.XXX-126.XXX.XXX.XXX
·         Jumlah network adalah 126 (u/o dan 127 dicadangkan)
·         Jumlah host adalah 16.777.214
·         Contoh IP address 10.11.22.33 maka network ID adalah 11.22.33
·         Contoh IP address 10.11.33 maka network ID adalah 10 dan hhost ID adalah 11.22.33.
·         Jadi IP diatas mempunyai host dengan nomor 11.22.33 pada jaringan ID



·         Kelas B
Ip kelas B terdiri dari 16 bit pertama digunakan untuk network ID dan 16 bit berikutnya merupakan host ID. Ip kelas B terdapat 16.384 network yakni dari nomor 128.0.XXX.XXX sampai dengan 191.255.XXX.XXX (X merupakan variable yang nilainya 0-255).
ü  Format IP  kelas  B
·         10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH (N = network ID ) (H= host ID)
·         Bit bertama nilainya 10.
·         Network ID adalah 16 bit dan host ID 16 bit.
·         Bit pertama diisi antara 128-191.
·         Range IP antara 128.0.XXX.XXX-191.255.XXX.XXX
·         Jumlah network adalah 16.384 (64 X 256)
·         Jumlah host adalah 65.532.
·         Contoh IP address 130.1.23 maka network ID adalah 130.1 dan host ID adalah 2.3 . jadi IP address diatas mempunyai host denngan nomor 2.3 pada jaringan 130.1.



·         IP KELAS C

IP kelas C terdiri dari 24 bit pertama digunakan untuk network ID dan 8 bit berkutnya merupakan host ID IP kelas C terdapat 2.097.152 network, yakni dari nomor 192.0.0.XX sampai dengan 223.255.XXX (XXX merupakan variable 0-125).
ü  FORMAT IP KELAS C
·         110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH (N= Network ID     H=Host ID)
·         Bit bertama nilainya 110
·         Network ID adalah 24 bit dan host adalah 8 bit
·         Bit pertama diisi antara 191-223.
·         Range IP antara 192.0.0.XXX-233.255.255.XXX
·         Jumlah network adalah 2.097.152
·         Jumlah host adalah 254
·         Contoh IP address 192.168.0.100 maka network ID adalah 192.168.0 dan host ID adalah 100.